Hujan di Akhir Bulan Juni
di mana mata air air mata? siapa muasal segala luka dalam cerita? mengapa menangis tak bisa berbicara? kapan terakhir kali ia bersuara? . /hujan enggan mengatakan. ada yang katamu, datang menjelma syair ternyata pengukir luka paling mahir yang niatnya tidak hanya mampir malah kau usir karena terlalu fakir ./di akhir kau selalu kesal dengan yang hadir. malam menggenggam segala yang terpendam karena di sepertiganya banyak yang terucap dalam diam oleh tangan terkatup dan mata terpejam seorang pemuja di kaki langit yang hatinya dirajam cinta yang karam ./ bulan saksi paling agung tetap membungkam lagi, perihal bagian yang tidak berpenghuni hampa tanpa pelangi warna-warni karena lupa memahami sebuah seni bahwa mensyukuri adalah sebuah harmoni ./juni mengizinkannya terlelap bersama Puisi yang lebih berani .,_🍁 .