Posts

Showing posts from June, 2022

Hujan di Akhir Bulan Juni

Image
   di mana mata air air mata?  siapa muasal segala luka dalam cerita?  mengapa menangis tak bisa berbicara?  kapan terakhir kali ia bersuara? . /hujan  enggan mengatakan.  ada yang katamu, datang menjelma syair ternyata pengukir luka paling mahir yang niatnya tidak hanya mampir malah kau usir karena terlalu fakir ./di akhir kau selalu kesal dengan yang hadir. malam menggenggam segala yang terpendam karena di sepertiganya banyak yang terucap  dalam diam oleh tangan terkatup dan mata terpejam seorang pemuja di kaki langit yang hatinya dirajam cinta yang karam ./ bulan saksi paling agung tetap membungkam lagi, perihal bagian yang tidak berpenghuni hampa tanpa pelangi warna-warni  karena lupa memahami sebuah seni bahwa mensyukuri adalah sebuah harmoni ./juni mengizinkannya terlelap bersama Puisi yang lebih berani .,_🍁 .

Truth or Dare

Image
Kopi masih setia memberi kehangatan pada kedua insan yang kedinginan oleh keinginan-keinginan yang tak sempat diwujudkan. Sebab, hujan telah mematahkan angan untuk berduaan di taman.  Sementara sepi berusaha keras merayu bisu agar jangan berlalu bersama waktu. Nona diberkati sepi, ia bertanya kepada empunya hati dengan hati-hati. Jadi, truth or dare? Dare Say I Love You I Love You Pipi Nona merona. Senyumnya kalang kabut tak tertata. Sebegitu hebat kata memporak-porandakan cinta. Nona bersemangat memintal tanya-tanya yang menjerat, berharap ada banyak yang Nona dapat dari yang tersirat dan tersurat. Nona lupa pasal Puisi Cinta dan Air mata; begitu dekat tanpa sekat. Nona lupa pula pada bagian redupnya hidup; bukan pada senja berganti malam melainkan pada beberapa tanya yang dipatahkan jawaban hati terdalam. Once again, truth or dare? Truth Kebohongan mana yang Tuan agungkan? Hmmm...When I Say I Love You Sejak hari itu, Nona lebih memilih diam. -mungkin ada baiknya, yang terdalam it...