Kata Kita 4

Oleh: Dewi Lorenza

Angin merengkuh tubuh ringkih pelan

Diceritakannya kembali rindu yang tak jua bersua tuan

Sepanjang hari ia sibuk mencari

Membawanya ke sana ke mari, hingga senja memaksanya kembali


Bulan kini lebih suka menghilang

Tinggalkan bintang sendirian dalam sunyi yang disuguh malam

Badai cinta yang kemarin memporak-porandakan dalam diam

Sekarang dirasa lebih tenang, adakah ia tak lagi menjadi paling agung?


Beberapa raga melangkah pada arah yang berbeda

Sebab mereka memahami tujuan dari pertanyaan APA

Sementara rasaku masih pada titik yang sama

Ia sibuk memecah KARENA yang menjadi jawab dari sebuah tanya MENGAPA




                                                                    Kupang, 13 Oktober 2020

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cinta dan Airmata

Hujan di Akhir Bulan Juni

Pengagum Rahasia 1