Pengagum Rahasia 4
Beginikah rasa itu diuji
Rindu semu dan cemburu hadir bertalu
Beginikah bukti kampa itu nyata
Kecewa dan tawa yang datang bersama
Untuk Tuan yang sampai sekarang pandai mengajariku terbang, belum sampaikah puisiku pada arah hatimu?
Untuk Tuan yang kukagum dalam diam, belum lihaikah sajak mengajakmu menatapku sejenak?
Betapa aku ingin pulang pada kesendirianku kemarin yang tenang. Tanpa aku sibuk mengenang apa yang telah datang dari sebuah pandang.
Kupang, 21 November 2020

Comments
Post a Comment