Sajak Untuk Pahlawan

Oleh: Dewi Lorenza



Jika saja aku lahir sehari sebelum pergi membawamu tak kembali. Sehari sebelum waktu menyapu debumu pada bahagia abadi. Biarkan aku merayu Tuhanku agar kau hidup seabad lagi, menemani aku tumbuh hingga aku benar-benar tahu cara mengikhlaskan beberapa pergi yang tak kembali. 


Jika saja aku ada pada detik yang membawamu beranjak. Bolehkah aku merajuk pada Tuhanku? Memintamu tinggal lagi sejenak dan menceritakan masa kanakmu yang dipeluk pelik, agar kulahirkan sajak untuk Si Congkak yang tak mengerti cara menghargai. 


Dalam sunyi yang melangitkan doa

Janganlah telinga tuli pada pinta yang renta 

Bernafaslah dalam hembusku asa yang tak pernah putus

Mengalirlah darahku cinta yang tak kenal batas

 

Dari puisi tentangmu yang abadi 

Biarlah aku belajar tetap mencintai Pertiwi

Meski ia tak lagi suci

Sebab oleh harta dan tahta ia telah dinodai 

 

 Kupang, 13 November 2020

Comments

Popular posts from this blog

Cinta dan Airmata

Hujan di Akhir Bulan Juni

Pengagum Rahasia 1