Cinta Hingga Lupa

Oleh: Dewi Lorenza


Cinta yang kau kira membara tidak perlu buru-buru kau paksa bersua tuannya. Kadang ia seperti bunglon, berubah kapan saja. Nikmati saja setiap pergerakannya; rindu yang gemulai, sakit yang melambat hingga gelisah yang lincah.

Pada waktunya akan tiba; tanpa aba-aba. Lapangkan dada sebab tak semua tuannya mengakui ia ada. Lepaskan bila yang kau sangka tuannya tak suka pelukan. Cinta selalu punya jalan pulang kepada siapa ia bersarang.  


Pada malammu yang sesunyi hati, biarkan saja cinta bernyanyi; menumpahkan gumpal tak berdarah dadanya atau mungkin bersenandung bahagia. Dengarkan saja ia baik-baik dalam hening, kadang nada-nada sumbang dan riangnya sulit dibedakan. Lirik menarik yang kau suka ternyata bahasanya dalam luka.

Cintai cinta sampai kau benar-benar lupa pernah cinta tak sampai. Cintai hingga lupa kau pernah tersakiti tak memiliki.  Biarkan cinta mengerti ceritanya sendiri dalam skenario Dia Yang Maha Cinta.

Kupang, 21 Januari 2020

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cinta dan Airmata

Hujan di Akhir Bulan Juni

Pengagum Rahasia 1