Cintai Saja Hatiku
Oleh: Dewi Lorenza
Jangan menyukai mataku; bola hitam kehidupan tenggelam, alis memanjang bak duka tak berujung. Mataku; rumah abadi luka dunia.
Jangan menyayangi hidungku; debu resah gelisah di sana. Hidungku; gunung menjulang penghubung kematian.
Jangan mengagumi parasku; tanah gersang hanya ada sungai dari mata air air mata yang mengalir darah menyusuri juarang curam. Parasku; sang bayu menanggung kerinduan pada kehilangan.
Cintai saja hatiku; singgasana rasa bersemayam, suara doa malam juga palung namamu terdalam.
Kupang, 28 Januari 2020
Halo readers deepsusi blogspot, apa kabar? Adakah rindu terkapar? Perpanjang sabar. Hehehe...
Tiga hari lagi Januari abadi, so dalam ibadah puisi ke 21 bulan ini, saya akan memberi sebuah keadilan sosial..wkwkwk...Jadi, BuMin akan menyediakan 3 kotak lopee...
1.💟
2.💟
3.💟
Silahkan tulis nomor kotak yang kamu pilih di kolkom (khusus 3 komentar tercepat dan tidak boleh milih nomor yang sama) dengan format:
#Nama-NomorKotak
Ada apa di dalam kotak Min?
HANYA ADA SATU KOTAK YANG AJAIB.
Nah, di dalam kotak ajaib berisi mic sehingga yang memilih kotak tersebut punya hak suara untuk memberi Tema Puisi kepada saya.

#Santri-2
ReplyDeleteTunggu pengumuman di puisi berikut ya kak🌹🤗
DeleteTerima kasih❤🤝
#Rani-1
ReplyDeleteTunggu pengumuman di puisi berikut ya kak🌹🤗
DeleteTerima kasih❤🤝
💪😉
ReplyDelete💪😉
ReplyDelete