Garus Singgung; Hanya Mampu Kusentuh
Oleh : Dewi Lorenza
Kukira, adalah persamaan garis lurus ke hatimu, antara asa yang konstanta dan variabel rasa yang kujaga keseimbangannya. Bukankah dengan begitu, aku sampai dan menggapaimu dengan mudah?
Ternyata ialah garis singgung yang hanya mampu kusentuh. Sebetulnya, aku tak pernah diizin berteduh. Aku kau biarkan lelah dan berpeluh dalam rindu; sendirian.
Saat kusangka tak lagi berjarak, dengan congkak kau berbelok padanya yang lebih elok. Pada titik yang kusangka dekat, kau cipta sekat penghancur semangat.
Aku pernah dengan berani mencoba mengutarakan rasa yang kupikul berat dari barat, kulambungkan ke langit supaya bisa kau tatap, sebelum aku akhirnya benar-benar jatuh dipatahkan ingin hingga membeku dalam sikapmu yang dingin.
Aku pernah bangga bercerita perihal kita, hingga kehilangan kata saat terluka melupa.
Perihal kamu; puisi sejuta diksi, indah mungkin, namun sulit memahaminya sakit.
Kupang, 13 Januari 2020

persamaan garis lurus ke hatimu, antara asa yang konstanta dan variabel rasa yang kujaga keseimbangannya. asik
ReplyDeleteHarus ku akui bahwa matematika itu diAkui 💯🥳
DeleteTerima kasih udah mampir abang berdua❤🌹
DeleteDan sampai kini masih matematika muara sejuta inspirasi🙃😂🤣
Seru juga bagaimana bila kolab antara rasa, kata dan angka😇