Mata Mbah Google
Oleh: Dewi Lorenza
Sebelum bertanya Si Mbah perihal arti memimpikan seseorang, suatu malam aku begitu girang setelah menguping cerita kawan sebaya bahwa ketika kita memimpikan seseorang, orang yang di dalam mimpi kita tengah merindukan kita.
Malam-malam berikutnya aku rajin berdoa kepada Dia Pemberi Mimpi agar kamu yang menjadi mimpiku. Dengan begitu, bukankah begitu indah, ketika esoknya aku terbangun aku tersenyum sumringah sebab semalam aku tahu kau merindukanku.
Lalu di suatu petang, ke pondok Mbah aku berkunjung, sembari menikmati kopi Mbah bercerita tentang Mimpi Nebukadnezar yang disingkap melalui penglihatan Daniel. Aku teringat cerita kawan sebaya.
Jangan bangga dia ada di mimpimu, bukan ia merindukanmu tetapi kamu yang terlalu menginginkan kehadirannya.
Aku malas berdebat mana yang benar antara cerita Si Mbah dan Kawan Sebaya. Aku juga tidak lagi sibuk mendoakanmu ada dimimpiku. Aku lebih suka melangitkan pinta kamu ada di dunia nyataku dan kita bertemu hari ini.
Kupang, 20 Januari 2021

Xixixi dee, terasa hidup ketika membacanya
ReplyDeleteHhehe...Terima kasih sudah berkenan mampir kak🤗🤝
Delete