Terbang Terindah Sepasang Kekasih

Oleh: Dewi Lorenza



Selepas lepas landas empat menit lalu, sempat kita terbang mendayu. Kugenggam erat tanganmu, sebelum menukik itu membuat raga kita remuk.

Sekarang, aku melihat sanak saudara panik. Aku melihat akhir dari kehidupan; kesedihan yang tak terangkai kata mendekap keluarga. Luka mendalam lebih dari dasar lautan di mana kita tenggelam.

Sementara kita telah sampai pada puncak bahagia. Surga menjadi mahligai pernikahan paling sempurna. Rumah paling nyaman kita menua tanpa takut lagi tak selamanya bersama. Lafal kabulmu telah kekal, mengekal di tiap ruang rumah kita.

Sebentar ya, kutanak sajak untuk mertua yang air matanya menganak sungai. Semoga kata menjelma obat ajaib penyembuh lara.

"Untuk mertua tercinta berhenti berduka. Aku dan anakmu telah bahagia. Jujur, inilah terbang terindah untuk kami; sepasang kekasih baru. Maaf belum bisa berbakti dan memberimu cucu. Tetapi, tenanglah Yumna dan bayi lainnya telah menjadi anak-anak kami. Salam, Menantumu. Surga 2021

Kupang, 18 Januari 2020

Thanks For Reading🌹🌹

#Jangan Lupa Berdoa Untuk Saudara/i Kita Korban Sriwijaya Air. Semoga mereka bahagia di rumah baru di Surga. Doakan juga untuk keluarga yang ditinggalkan, semoga diberi ketabahan dan kekuatan untuk mengikhlaskan. Amin🙏


 

Comments

  1. Replies
    1. Terima kasih sudah mampir kae🌹🤝
      Kae juga semangat✍️🤗

      Delete
  2. Replies
    1. Terima kasih Newer🌹🤝
      Newer Never Stop to write✍️🤗

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cinta dan Airmata

Hujan di Akhir Bulan Juni

Pengagum Rahasia 1