Dari Setengah Lari Tadi


Dari setengah lari tadi, setangkai bunga yang tak kutahui namanya kudapat. Yang indah dilihat mata yang sehat, seperti cinta jatuh pada orang yang tepat.


Dari setengah lari tadi, kuculik sedikit kisah si cilik. Yang licik menggelitik senyumku yang kaku. "Jangan menangis, nanti gigimu hilang" rayu bunda mendendang tenang.


Dari setengah lari tadi, aku ingin kembali berlari esok; mengejar senja bayangmu yang telah terperosok dalam jerat ufuk barat.


Dari setengah lari tadi, aku akan terus berlari. Menggenapi sebagian lagi jalan kita.


Dari setengah lari tadi, kutuang puisi untuk bersama kita nikmati di pertemuan nanti.



Comments

Popular posts from this blog

Cinta dan Airmata

Hujan di Akhir Bulan Juni

Pengagum Rahasia 1