Rumpang yang Rampung
Oleh: Dewi Lorenza
Tentang kata-kata yang tak terangkai menjadi kita. Biarlah semesta bekerja dengan caranya.
Juga kalimat-kalimat yang ingin dirajut tetapi tak lanjut; kalimat pada rasa yang tertambat tetapi terhambat, biar waktu yang menyelesaikannya dengan cepat dan tepat.
Pun sekian bab melelahkan yang tak jua menggapai batas atau memang sudah pas pada tak terbalas. Sudahlah, sepertinya tak perlu dibahas.
Adakalanya masih rumpang sebagai kisah yang sudah rampung. Toh, nantinya tak usang dalam kenang.
Kupang, 24 Maret 2021

Comments
Post a Comment