Untuk Hati yang Hari Ini Patah Lagi



Teruntuk hati yang disakiti kesekian kali

Dengan hati-hati puisi ini dirangkai

Tanpa maksud terbangkan diri terlalu tinggi

Luka tengah dinikmati pun jalan menuju bintang penuh misteri


Jika hari-hari kembali patah

Tengoklah mentari yang tak lelah merekah

Tak peduli seberapa banyak anak bumi mencintai hujan mendesah

Pegang teguh pada petuah Ibu; senyum adalah lekuk yang meluruskan masalah


Bila perasaan kembali berantakan

Oleh palsunya janji kemarin yang berujunh penyesalan 

Jangan kau teguk cita dan cinta bersamaan

Supaya ketika cinta memabukkan, citalah yang menenangkan


Teruntuk hati yang tersakiti dan hari ini patah lagi

Bila esok kembali terjadi

Ingatlah bait yang menjadi isi puisi

Tidak perlu mencari yang baru dan memulai, kamu hanya perlu mengerti dan memperbaiki


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cinta dan Airmata

Hujan di Akhir Bulan Juni

Pengagum Rahasia 1