Yang Belum Bisa Kau Sebut Miliknya


Semilir tergelincir

entah jalan menuju dedaunan penuh kemewahan

atau langkahnya memeluk getir kaum pesisir

Seperti dua orang yang jatuh kepada cinta tetapi entah cinta sudah atau enggan jatuh atas ladang asmara mereka


Angin kembali bertiup kencang

Sesekali nampak seperti Seroja Cinta yang terombang-ambing

Dalam kakunya karang menerawang

Kemana palung pulang harapan yang terlanjur melayang


Dalam bisunya langit biru

diam-diam ditatapnya anak bumi yang tengah berangan dengan angin

Di atas karang, ia mulai mengarang tentang seseorang yang belum bisa kau sebut miliknya...

Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Cinta dan Airmata

Hujan di Akhir Bulan Juni

Pengagum Rahasia 1