Suara Pikiran
Jadi, apa yang sedang kamu abadikan?
;saya sedang mengutip kisah yang Tuhan titip :)
;memberitakan cerita dan derita cinta pada tinta saat air mata berubah kata-kata pun kata-kata menjadi air mata. Entah bagaimana siklusnya aku tidak paham.
Aku menyadari tak akan sama indahnya
dengan karya dalam skenario-Nya. Hanya saja, ingatan kadang lupa bagaimana
pertemuan itu diciptakan, sehingga ia menginginkan kehilangan. Aku hanya tengah
menabung memori untuk dikenang agar kenanganlah yang akan menjaga harapan
bertahan ketika kenyataan ramai memperjual-belikan pernik perpisahan.
-Dewi
Lorenza-

Comments
Post a Comment