Salah Siapa?
Di kerumunan yang rimbun, Covid mulai bergotong royong menimbun tetesan embun pelemah imun. Seperti semut yang tak mau kehilangan jatah sebelum hujan-hujan jatuh.
Sesak yang berdesakan menjadi sorak paling semarak untuk perayaan kemenangannya. Covid tersenyum lebar sekali.
Di balik layar administrasi, vaksinasi menjadi atraksi penuh sensasi.
Yang Hitam Manis menangis, kota kasih yang sering diagungkan kekasihnya itu tinggal kisah. Media kabar yang ramai memperbincangkan; Salah Siapa?-ialah palu paling pilu bagi jiwanya.
Haruskah enam minggu lagi ia terkurung dalam murung? Lantas, bagaimana dengan mimpi yang telah segunung? Ia pulang pada puisi untuk merenung.

Comments
Post a Comment