Nona 2

Seorang wiraswasta bertanya, apa kesibukanmu sekarang Nona?

-mulai menjungkirbalikan pikirannya lalu menjawab; menanam rindu.

Seorang pengusaha kaya yang duduk berhadapan dengan Nona menatap sinis pada rindu-rindu yang kering-kerontang.

Lalu, seorang aktivis mendemonstrasi, mengatasnamakan empati terhadap yang di alami si Nona kepada pengkhotbah. Ia dengan gaya khasnya berteriak keras.

-apa yang kau tanam akan kau tuai, lantas mengapa tidak berlaku bagi si Nona?

Desas-desus kasus itu sampai juga di telinga sang empunya rindu. Namun, karena ia sibuk menggulung tahun ia biarkan saja rindu itu tertimbun menggunung.


Comments

Popular posts from this blog

Cinta dan Airmata

Hujan di Akhir Bulan Juni

Pengagum Rahasia 1